⌂ Home > Blog > Uncategorized > Tips Mengemudi Saat Melewati Banjir

Tips Mengemudi Saat Melewati Banjir

TravelBos.id – Kali ini kami akan membahas artikel tentang tips mengemudi saat melewati banjir. Musim hujan telah tiba. Jalan raya sering dipenuhi dengan genangan air sehingga menghambat kendaraan melintas. mau tak mau setiap hari kita harus melewati salah satu jalan yang terkena banjir atau genangan air tersebut. Baik untuk bekerja atau beraktivitas lain yang tak bisa ditunda atau dibatalkan. Jadi tak ada pilihan selain harus melewati genangan air tersebut. Di musim hujan, beberapa jalan yang sering kita lalui tentu kerap terkena banjir atau terdapat genangan air yang cukup dalam. Hal ini pasti sangat menyebalkan. Apalagi jalan yang akan kita lalui tersebut adalah jalan satu-satunya untuk sampai ke tempat tujuan. Jadi mau tak mau, menerobos genangan air dan banjir tersebut adalah satu-satunya cara yang harus dilakukan.

Jika banjir atau genangan air yang ada tidak terlalu dalam, mungkin tidak masalah bagi kita untuk melewatinya. Namun jika kita merasa ragu dan genangan terlihat cukup dalam, ada baiknya kita meningkatkan kehati-hatian saat menerobos banjir tersebut. Berikut ini ada beberapa tips mengemudi mobil yang mungkin dapat dicoba saat anda akan melewati jalan yang terkena banjir. Untuk itu tentu saja kita perlu sedikit tambahan persiapan berupa kiat-kiat untuk melewati dan mengatasi masalah saat kendaraan kita harus melintasi genangan air tersebut. Bagaimana caranya?

Berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu anda mengemudikan mobil di saat banjir melanda.

Kenali Kendaraan Kita

Perlu diketahui jenis dan karakter tertentu yang terdapat pada mobil kita, seperti jenis kendaraan (sedan, picp-up, atau jip). Sehingga kita dapat memperhitungkan batas ketinggian maksimum air yang dapat membuat air masuk ke dalam kabin atau ke dalam ruang pembakaran mesin melalui rumah saringan udara. Misalkan ketika mengendarai sedan yang dimodifikasi, maka kita harus sadar bahwa mobil itu memang terbatas sekali kemampuannya melalui daerah banjir. Jika hanya genangan air kurang lebih 25 sentimeter saja tak ada masalah. Tapi bila ketinggiannya lebih dari itu, sebaiknya jangan dipaksakan, alias balik arah saja.

Baca juga Beberapa Cara Membersihkan Interior Mobil

Kuasai Mobil Anda Secara Halus

Maksudnya adalah jangan terlalu takut dan cemas, sehingga jadi serbasalah di saat mengemudi. Tetap tenang, yang penting sejak awal kita sudah perhitungkan bahwa mobil kita akan mampu melewati genangan air tersebut. Jika memang sejak awal sudah diperhitungkan, bahwa genangan tak mungkin mampu dilewati karena tinggi permukaan air yang di atas batas kemampuan mobil kita, jangan memaksakan untuk terus. Berbalik arah adalah terbaik.

Lihat Ketinggian Genangan Air

Jika anda sudah sering melalui jalan yang tergenang air, anda tentu dapat memperkirakan ketinggian dari genangan yang ada. Atau bisa juga dengan melihat dari mobil atau motor yang sedang mencoba menerobos genangan banjir tersebut. Jika anda merasa genangan terlalu tinggi untuk mobil anda, maka lebih baik ambil jalan memutar saja. Umumnya, kedalaman banjir hingga setengah ban mobil dengan ground clearance normal masih cukup aman untuk dilalui.

Matikan AC

Jika anda memutuskan untuk menerobos banjir di depan anda, maka terlebih dahulu matikan AC kendaraan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban pada mesin mobil anda. Selain itu, mematikan AC juga dapat bermanfaat untuk mengurangi resiko terjadinya korsleting listrik.

Baca juga Cara Mengemudi Mobil Matic bagi Pemula

Gunakan Gigi Terendah & Tahan Kopling

Selanjutnya mulai berjalan dengan gigi yang paling rendah dan gunakan tehnik setengah kopling. Sebisa mungkin jangan pernah melepas pedal gas mobil anda. Tujuannya adalah agar mesin terus bekerja dan knalpot tidak sampai kemasukan air yang dapat merusak catalytic converter. Jalan dengan perlahan dan gunakan kecepatan yang stabil.

Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain

Jika memungkinkan, lalui banjir secara bergantian antara mobil yang satu dengan mobil lainnya. Namun jika sulit, jagalah jarak aman anda dengan pengemudi lain. Hal ini bertujuan agar sebisa mungkin anda tidak perlu berhenti di tengah-tengah genangan air.

Hindari Aqua Planning

Aqua Planning adalah suatu keadaan terdapatnya air di antara ban dan permukaan jalan, sehingga traksi antara ban dengan permukaan jalan hampir tak ada atau nol. Hal ini disebabkan telapak ban atau kembangan ban tak mampu membuang air ke samping dengan cepat, sehingga kendaraan seolah-olah melayang dan susah dikendalikan. Hal tersebut dapat Anda hindari. Caranya, sewaktu akan memasuki genangan air di depan, kurangi kecepatan dengan melakukan pengereman dan segera pindah ke gigi lebih rendah, sampai akhirnya ke gigi 1. Selama memasuki genangan, jaga rpm mesin jangan sampai terlalu rendah. Usahakan rpm selalu di atas 1500. Sebab anda perlu menjaga traksi kendaraan. Dengan rpm tinggi, akan membuat traksi roda kendaraan semakin besar dan maksimal.

Baca juga Cara Ampuh Mengurangi Kebisingan Kabin Mobil

Hindari Pengereman Mendadak

Jika sampai harus melakukan pengereman, usahakan kaki bergerak seolah-olah seperti sifat Anti-lock Brake System, yaitu tekan-angkat. Jadi lakukan pengereman dengan cara menginjak pedal rem, lepaskan kemudian injak lagi. Lakukan beberapa kali. Hal ini memang memerlukan jam terbang mengemudi dan pengalaman khusus mengenal karakter rem kendaraan kita sendiri.

Normalkan / Keringkan Kembali Rem

Setelah berhasil melewati suatu genangan banjir, perhatikan situasi jalan dan cari tempat yang aman dan tidak mengganggu pengendara lain untuk mengeringkan rem, terutama sistem tromol. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menginjak pedal rem dengan kaki kiri dan gas dengan kaki kanan secara bersamaan. Atur supaya mobil tetap dapat berjalan dengan pelan. Tak usah sampai terlalu jauh, cukup hanya sekitar 10 sampai 15m. Dengan demikian akan timbul panas yang akan mempercepat keringnya tromol rem.

Berikut artikel dari kami, semoga dari artikel ini bisa meringankan anda dengan permasalahan melewati banjir.

Anda Mungkin Suka...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!