⌂ Home > Blog > Uncategorized > Power Steering & Cara Perawatannya

Power Steering & Cara Perawatannya

Pada kesempatan kali ini, artikel ini dibuat untuk membahas mengenai power steering mobil. Untuk Anda yang memang sering melakukan power steering mobil, Anda juga harus mengetahui tentang fungsi, cara kerja dan cara perawatannya. Artikel ini diulas secara detail dan dikemas secara menarik bagi Anda para pembaca. Untuk Anda yang memiliki kendaraan roda empat atau mobil. Pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan power steering. Meski demikian tidak banyak diantara pemilik mobil yang memang tidak tahu atau tidak paham mengenai fungsi, cara kerja serta perawatan dari power steering itu sendiri. Karena bagi banyak orang, rutin melakukan power steering saja sudah cukup. Sebaiknya selain melakukan power steering, ada juga harus dapat memahami tentang apa itu power steering.

Power steering sendiri merupakan sebuah alat atau komponen yang digunakan di sistem kemudi untuk meringankan saat membelokkan setir pada sebuah mobil atau pada kendaraan yang sedang dikemudikan. Dilihat dari pengertiannya, dapat kita simpulkan bahwa fungsi dari power steering adalah untuk meringankan putaran kemudi saat akan dibelokkan, agar lebih mudah penggunaannya. Itulah fungsi dari power steering yang selama ini anda lakukan. Power steering membantu Anda dalam mengemudikan kendaraan. Saat ini terdapat dua sistem power steering pada mobil yaitu power steering hidrolis dan elektric power steering. Power steering hidrolis menggunakan tekanan hidrolis dari pompa power steering. Sedangkan EPS merupakan teknologi power steering terbaru yang bekerja otomatis saat mobil dalam keadaan hidup.

Cara Kerja Power Steering

Berikut ini adalah penjelasan tentang cara kerja dari power steering yang dapat Anda ketahui:

Pada Saat Posisi Netral

Maksud dari posisi netral adalah saat dalam posisi tidak sedang bekerja. Fluida power stering akan dialirkan ke katup pengontrol atau pengontrol valve. Jika katup pengontrol ini sedang berada pada posisi netral, semua fluida power steering akan mengalir melalui katup pengontrol. Aliran ini mengalir ke saluran pembebas atau relief poert yang selanjutnya akan dikembalikan lagi ke pompa. Pada saat posisi seperti ini, tekanan pada kedua sisi dari piston akan sama besar.

Pada Saat Membelok 

Pada saat roda pengemudi sedang berputar, maka katup pengontrol juga akan bergerak menuju ke arah salah satu sisi piston untuk menutup salah satu saluran fluida, sedangkan saluran yang lainnya akan terbuka hingga fluida akan mengalir ke sisi piston yang lain. Karena proses tersebut akan membuat tekanan pada kedua sisi piston tersebut menjadi berbeda. Itulah cara kerja sistem dari power bearing hidrolis.

Sedangkan cara kerja dari EPS adalah bekerja otomatis saat mobil dalam posisi menyala. Arus listrik terkirim motor listrik power steering. Saat mesin dihidupkan, motor listrik dijalankan dan clutch yang akan menghubungkan motor dengan batang setir. Bagian sensor di steering rack mengirim informasi pada control module saat setir akan diputar. Arus listrik dikirim sesuai kebutuhan motor listrik untuk melakukan putaran gigi, yang membuat kemudi jadi ringan.

Cara Perawatan Power Steering

Berikut ini adalah beberapa cara untuk merawat power steering mobil dan penjelasannya agar tetap awet.

Menghindari Jalanan Berlubang atau Rusak

Langkah pertama untuk membuat power steering tetap baik yaitu yang harus anda lakukan adalah dengan cara menghindari jalanan yang rusak atau berlubang. Karena as power steering akan cepat rusak jika anda melewati jalan berlubang dan terkena benturan. Apalagi jika anda mengemudikannya dengan cara yang kasar.

Menghindari Jalanan Banjir

Salah satu penyebab dari mudahnya power steering anda akan rusak adalah melewati jalanan yang tergenang air atau banjir. Untuk itu, sebaiknya hindarilah jalanan yang banjir agar power steering tetap awet. Tetapi jika banjir tidak dapat anda hindari Anda bisa melakukan cara alternatif untuk menangani mobil.

Mengingat Usia Pemakaian Power Steering Kendaraan

Pada umumnya pemakaian power steering memang tergolong lama yaitu lima tahun. Maka jika power steering Anda memang sudah waktunya untuk diganti, sebaiknya jangan ditunda dan segeralah anda ganti power steering Anda dengan yang baru demi keselamatan dan kenyamanan perjalanan Anda.

Pemakaian yang Tidak Melebihi 100.000 km 

Mobil yang sudah dipakai mencapai jarak tempuh sekitar 100.000 km akan sangat berpengaruh pada power steering mobil Anda. Jika jarak tempuh Anda telah mencapai 100.000 km maka sebaiknya segeralah ganti power steering nda.

Menghindari Ban Berbelok Saat Parkir

Usahakan pada saat parkir mobil dan Anda tidak dalam posisi berbelok agar komponen power steering mobil Anda awet. Tetapi masih banyak orang yang tidak sadar pentingnya menghindari ban berbelok saat parkir, banyak mobil yang parkir tanpa memperhatikan posisi mobilnya sudah benar atau belum.

Itulah informasi seputar power steering mobil yang dapat kami sajikan pada kesempatan kali ini. Sangat penting bagi Anda untuk merawat power steering agar tetap awet dan baik saat digunakan. Semoga bermanfaat bagi Anda para pembaca. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca semoga dapat Anda lakukan di kehidupan sehari-hari. Salam hangat dan terima kasih dari penulis.

Anda Mungkin Suka...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!